Diskusi Bersama Masyarakat Sipil "Bahas Bahaya Politik Uang Bagi Masa Depan Bangsa".
|
SIBOLGA - Anggota Bawaslu Kota Sibolga sekaligus Kordiv HPPH Bawaslu Kota Sibolga, Herfisani Hutagalung, kembali melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi pada Selasa (02/02/2025).
Pada diskusi kali ini, ia mengundang Deni Asriani Tanjung yang merupakan salah satu pengusaha yang ada di Kota Sibolga.
Bertempat di Helai Teduh, mereka membahas mengenai dampak dari politik uang yang selama ini sering merusak integritas masyarakat di kala masa kampanye.
"Saya pribadi, kalau ada politik uang yang terjadi pada saat pemilu, itu artinya ada upaya untuk merusak kualitas demokrasi itu sendiri," kata Deni.
Dampaknya, kata Deni, yang ada akan menimbulkan hasil demokrasi yang cacat dalam memilih pemimpin.
Hal ini dikarenakan, besarnya modal yang telah dikeluarkan pemimpin terpilih pada masa kampanye, sehingga mau tidak mau dirinya harus mengembalikan modal pada masa jabatan yang sedang ia emban.
"Jika itu terjadi pastinya setiap pemimpin yang terpilih nanti kemungkinan besar akan melakukan KKN jika sudah duduk di posisi yang dia tuju," ungkap Deni.
Meski begitu, saat ditanya lebih jauh mengenai politik uang, ia juga tidak bisa berbicara banyak, mengingat nihilnya pengalaman Deni bersinggungan dengan pelanggaran tersebut.
"Namun saya hanya mendengar, tapi tidak pernah melihat secara langsung. Dan bisa jadi itu sebagai isu ya, biasalah dalam persaingan untuk memperebutkan kursi pemimpin di suatu daerah. Dan di sisi lain saya saat itu juga sibuk dengan usaha saya, jadi saya kurang memperhatikan dengan apa yang terjadi di lapangan," ujar Deni.
Untuk ia, ia turut mengapresiasi upaya pencegahan yang telah dilakukan Bawaslu Kota Sibolga selama ini, terutama dalam memberikan pendidikan politik bagi mereka yang masih muda.
Penulis : Gogo Prayoga
Foto: Herfisani Hutagalung
Editor: PS