Hadiri rapat evaluasi di KPU bawaslu Sibolga beri masukan
|
BawasluSibolga-hadiri undangan rapat terkait "rapat evaluasi fasilitas kampanye pemilihan umum tahun 2019",yang berlangsung senin (19/8) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga. yang di buka oleh Asmar Harahap SE, selaku Koord. Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Pada Pukul 15.10 Wib.
Zulkifli sigalingging SE, selaku Ketua Bawaslu Sibolga yang berhalangan hadir turut memberikan masukan lewat dari pesan WhatsAap yang kemudian di bacakan oleh Nelly Oktaviani S.Pd (Staf Bawaslu Sibolga),. Ada 3 (Tiga) point penting yang di ucapkan selain berterima kasih kepada KPU yg telah menjalankan amanah UU 7 tahun 2017 khususnya pkpu 23 tahun 2018 dan SK KPU ttg metode fasilitas kampanye.
"Sejauh pengawasan kami metode fasilitasi kampanye telah dilakukan dengan baik serta dengan mengundang terlebih dahulu peserta pemilu untuk menyepakati fasiltas APK (Alat Peraga Kampanye) sebelum di lakukan penyerahan atau pencetakan. Kami mengganggap hal itu sudah sesuai dan dapat di terima oleh peserta pemilu." tegasnya.
Terkait fasilitasi kegiatan kampanye rapat umum. Walaupun sedikit ada perubahan tempat mengingat adanya kegiatan HUT kota Sibolga menurut kami hal ini dapat di terima oleh peserta pemilu. Karena sepanjang kampanye berlangsung tidak ada keberatan oleh peserta pemilu.
Terkait fasilitasi iklan kampanye, "kami selama pemilu berlangsung tidak mendapati adanya kegiatan fasilitasi iklan kampanye yang dilakukan KPU. Yang kami tahu hanya kegiatan siaran monolog oleh RRI Sibolga. "Apakah itu bagian kerja sama dgn KPU ?" untuk hal ini kami mohon untuk di jelaskan "(Zulkifli)", kemudian langsung di tanggapi oleh Afwan Nasution, ST selaku Koord. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM selain berterimakasih kembali beliau juga menanggapi tentang fasilitas iklan media sosial, ujarnya sore itu "semua sudah di fasilitasi oleh KPU Kota Sibolga, hanya saja kurang aktifnya Partai yang memanfaatkan. sehingga kegunaan dari iklan kampanye tersebut terlihat kurang efektif"
kemudian ragam masukan muncul dari berbagai peserta rapat yang diantara nya selain Bawaslu juga turut hadir Satpol PP, pihak Kepolisian, perwakilan aparatur pemerintah kecamatan,serta 4 (empat) parpol yang terdiri dari partai PDI P, PERINDO,PBB, dan GERINDRA.
"kekurangan personil dari Satpol PP dan Bawaslu Sibolga juga menjadi kendala yang dihadapi menjelang penertipan APK, sehingga waktu yang seharusnya terjadwal 2 (dua) hari menjadi 4 (empat) hari. Kedepan nya sebelum masa tenang diberlakukan partai politik sudah mempersiapkan nya", Papar Satpol PP.
"tidak hanya terfokus pada alat peraga kampanye, para caleg juga harus mengikuti prosedur rapat umum, sehingga pencetakan APK tidak hanya mengedepankan ego masing-masing caleg, dan harus mengikuti prosedur perundang-undangan", ujar aparatur Pemerintah kecamatan".
perwakilan dari PBB (Partai Bulan Bintang) menyarankan supaya Bawaslu dan Satpol PP tidak pandang buluh dalam menertibkan APK di Kota Sibolga dan untuk semua mari bekerja se adil-adilnya ", tegasnya.
kemudian di tutup oleh "Asmar Harahap SE", "agenda pesta demokrasi di kota sibolga patut kita syukuri berjalan dengan aman dan lancar, berkat kerja sama kita bersama yang berjalan sesuai dengan koridor nya mssing-masing, suksesnya pemilu di kota sibolga adalah sukses untuk kita bersama",kata Asmar.(Humas/PS)